Gagal gondol accu tower, pencuri tinggalkan mobil Kijang di lokasi

loading...

Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com – Tiga dari lima pelaku pencurian accu tower provider diamankan Polsek Mauk, Rabu (31/1/2017). Sementara dua pelaku lainya masih dalam pengejaran polisi.

Kapolsek Mauk, AKP Teguh Kuslantoro menjelaskan, aksi pencurian accu tower milik PT Solusi Tuntas Pratama (STP) itu terjadi pada (11/1/2018), kemarin. Saat itu kawanan pelaku pencurian itu, tengah beraksi membongkar lemari besi, tempat penyimpanan accu tower yang ada di Kampung Kebon Lokang, Rat20/09 Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Saat komplotan tersebut tengah bekerja membobol lemari besi, yang dilakukan sekira pukul 02.00 WIB. Petugas jaga tower yang melintas langsung menghubungi polisi.

Selanjutnya, anggota bersama saksi menuju TKP, dan didapati accu tower itu sudah berada di pinggir jalan. Sementara para pelaku sudah melarikan diri, setelah tahu polisi datang ke lokasi.

“Dari lokasi pencurian, polisi juga mendapati mobil kijang yang digunakan pelaku untuk membawa hasil curian, katanya.

Berselang beberapa minggu, tepatnya (30/1) kemarin, polisi berhasil mengamankan seorang pelaku bernama Sarudin alias Jabrik.

“Dia diamankan di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang,” ujar Teguh.

Selanjutnya pada hari Rabu (31/1/2018) hari ini, polisi melakukan pengembangan dan berhasil meringkus dua pelaku lainnya, yakni, Mulyadi alias Codet (37) dan Winta alias Bewok (38), yang sama sama berprofesi sebagai buruh di Tangerang.

“Untuk dua pelaku Y (30) dan H (40) masih kami lakukan pengejaran, kami juga masih memintakan keterangan dari para pelaku,” lanjut Teguh.

Dari lokasi, polisi berhasil mengamankan satu mobil Toyota Kijang Rover B 1426 GUI, 12 accu kering tower, satu gunting besi, satu linggis dan 3 KTP atas nama Pelaku.

Diungkapkan Teguh, Jabrik CS mencuri accu kering tower yang berada di dalam lemari plat besi di bawah tower provider itu, dengan cara memotong lemari plat besi dan mencongkel lemari tempat pengimpanan accu kering tower.

“Jadi ini pencurian yang memakan waktu, dan pelaku sepertinya sudah menggambar area pencurian,” katanya.

Atas perbuatannya, komplotan Jabrik CS dijerat pasal 363 KUHPidana, tentang pencurian dengan pemberatan. [ded]

View the original article here

loading...
(Visited 15 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *