Anak Berisiko Tinggi Terkena Penyakit Jantung

loading...

New Delhi – Terdapat sebuah studi menjelaskan bahwa anak – anak yg makan di restoran memiliki lemak dalam tubuh lebih ekstra dan berisiko tinggi mengidap penyakit jantung.

Mengutip dari zeenews, Rabu (03/01/2018), anak-anak yg makan lebih banyak makanan memiliki lebih tinggi total dan LDL kolesterol dan tubuh lemak.

Anak-anak yg melaksanakan Restoran, atau takeaway menu sekali seminggu atau lebih cenderung memiliki tambahan lemak dalam tubuh. Kemudian, dalam jangka panjang faktor risiko bagi penyakit jantung sangat tinggi. Hal itu ditunjukkan pada sebuah studi UK.

Dalam studi dari 9 dan 10-tahun, anak-anak yg makan melaksanakan sebagian kadang juga dikonsumsi lebih banyak kalori tetapi lebih sedikit vitamin dan mineral yg dibandingkan dengan anak-anak yg jarang atau tak pernah makan makanan.

“Sering konsumsi makanan takeaway mampu berpotensi meningkatkan risiko anak-anak masa depan penyakit jantung koroner dan diabetes tipe 2 dengan meningkatkan mereka LDL kolesterol dan lemak pada tubuh lemak,” penulis penting Angela Donin.

“Toko takeaway meningkat, konsumsi dengan lebih dari setengah remaja pelaporan makan takeaway setidaknya beberapa kali seminggu,” kata Donin, seorang peneliti di St George’s, Universitas London.

Pada orang dewasa, konsumsi secara teratur makanan ini dikaitkan dengan risiko tinggi obesitas, penyakit jantung koroner dan diabetes tipe 2, tapi orang – orang sedikit mengetahui hal tersebut dan efek yg mulai dialami pada kesehatan anak-anak, kata Donin.

Para peneliti menganalisis data dari jantung anak dan kesehatan studi di Inggris, yg melihat potensi faktor risiko bagi penyakit jantung dan diabetes di pra-remaja. Peserta yg mencakup sekitar 2.000 anak-anak berusia 9 dan 10 tahun di sekolah dasar 85 di tiga kota: London, Birmingham, dan Leicester.

Anak-anak menjawab pertanyaan tentang diet mereka, termasuk seberapa tidak jarang mereka memakan makanan melaksanakan dibeli dari restoran. Makanan yg dibeli di toko-toko atau toko kelontong yg tak termasuk dalam kategori. Foto-foto dari makanan umum yg disediakan buat menolong anak-anak mengingat dan memperkirakan ukuran porsi.

Tentang satu-seperempat dari anak berkata mereka tak pernah atau jarang makan makan melaksanakan dan hampir setengah menyampaikan mereka makan melaksanakan kurang dari sekali per minggu. Lebih dari seperempat menyampaikan mereka memakan jenis-jenis menu minimal sekali per minggu.

Anak laki-laki itu lebih tidak jarang konsumsi makanan daripada perempuan, seperti anak-anak dari kurang latar belakang kaya.

Para peneliti juga mengukur tinggi anak, berat, lingkar pinggang, ketebalan ketiak dan komposisi lemak tubuh. Selain itu, mereka diukur tekanan darah dan mengambil sampel darah bagi kadar kolesterol.

“Anak-anak yg makan lebih banyak makanan yg takeaway memiliki lebih tinggi total dan kolesterol LDL (kedua utama faktor risiko buat penyakit jantung koroner) dan tubuh lemak,” kata Donin.

“Kebanyakan orang yg memesan bungkus makanan biasanya membeli makanan cepat saji, yg tinggi natrium, lemak dan kalori,” mencatat Sandra Arevalo, yg tak terlibat dalam studi.

“Makanan cepat saji juga memiliki nilai gizi yg rendah, yg berarti rendah vitamin, mineral, serat dan kadang-kadang protein,” kata Arevalo, ahli diet terdaftar yg mengarahkan gizi pelayanan dan penjangkauan masyarakat di komunitas Pediatrics, program Montefiore dan Dana kesehatan anak-anak, di New York.

“Jika Anda makan makanan ini selama jangka waktu panjang, Anda bisa akan melihat konsekuensi kesehatan yg berhubungan dengan itu.”

Arevalo merekomendasikan orangtua yg perlu membawa makanan rumah, menghubungi Restoran terlebih lalu bagi pesanan salad, sayuran, beras, daging panggang dan buat menyediakan makanan sehat buat anak-anak mereka.

“Sebagai contoh, wortel, dan kerupuk membuat makan siang yg besar, serta sandwich tuna atau Turki dengan selada dan tomat. Telur adalah sumber protein, Anda bisa membuat telur dengan bayam, bawang dan tomat dan memadukan dengan roti panggang,” katanya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

loading...
(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *